Korban Masih Berjatuhan! Mereka Masih Butuh Uluran Tangan Kita.
Hari ini Rabu, 31 Desember 2025.
Sudah lebih dari satu bulan sejak banjir bandang Palembayan, Agam mengoyak kampung-kampung kita. Bukan hanya rumah yang hanyut—tetapi keluarga, kenangan, dan harapan ikut terseret arus.
📌 Data korban (hasil validasi Pemkab Agam):
Di Kabupaten Agam tercatat 163 orang meninggal dan 38 orang hilang. Dari angka itu, Palembayan menjadi yang paling terdampak: 136 orang meninggal dan 32 orang masih dinyatakan hilang.
📌 Data pengungsi (update hingga 29 Desember 2025):
Satu bulan pascabencana, masih ada 2.823 warga yang mengungsi di Kabupaten Agam.
(Sebagai gambaran sebaran sebelumnya, data BPBD Agam per 16 Desember mencatat Palembayan 1.261 jiwa mengungsi di 15 titik.
Dan ketika kita kira luka itu mulai mengering, ujian datang lagi.
Selasa, 30 Desember 2025, longsor kembali terjadi di Palembayan (Salareh Aia/Jorong Ngungun). Laporan menyebut ada korban luka—ANTARA melaporkan tiga penghuni rumah mengalami patah tulang dan luka-luka.

Artinya, Palembayan belum benar-benar aman, dan para penyintas belum sempat benar-benar pulih.

Saudaraku, di awal bencana bantuan mengalir deras. Namun sekarang, bantuan mulai menipis, sementara kebutuhan hidup di pengungsian tetap berjalan: makan harian, obat-obatan, perlengkapan anak, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya. Mereka tidak butuh iba—mereka butuh kita tetap hadir.
🤲 Ayo donasi sekarang.
Agar dapur tetap mengepul, kebutuhan darurat terpenuhi, dan Palembayan bisa perlahan bangkit kembali.
Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
💔 Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
🤲 Ayo salurkan donasi terbaik Anda hari ini.
Karena setiap rupiah yang kita titipkan, bisa menjadi jalan pulih bagi mereka, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Klik Donasi
Isi Nominal
Copy Nomor Rekening
Kirim Bukti Transfer
Palembayan Agam masih menunggu kita.
Mari hadir, sebelum terlambat.